Kuliah Umum “Pengenalan Tanda Klinis Campak pada Anak dan Penanganannya” Tingkatkan Pengetahuan Mahasiswi Kebidanan

Pontianak, 19 Juni 2026 – Politeknik Aisyiyah Pontianak bekerja sama dengan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak menyelenggarakan kegiatan kuliah umum bertema “Pengenalan Tanda Klinis Campak pada Anak dan Penanganannya”. Kegiatan yang berlangsung di Aula Politeknik Aisyiyah Pontianak ini diikuti oleh mahasiswi kebidanan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai deteksi dini serta penanganan campak pada anak.

Kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan doa. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kaprodi DIII Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak, Ibu Eliyana Lulianthy, S.ST., M.Keb, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini sebagai salah satu upaya peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang kesehatan anak.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Tim PKM Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak, dr. Sari Rahmayanti, M.Biomed, yang menegaskan pentingnya pemahaman tenaga kesehatan, termasuk calon bidan, terhadap penyakit campak yang hingga saat ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan tepat.

Sebelum penyampaian materi, peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal terkait campak. Materi pertama disampaikan oleh dr. Desriani Lestari, M.Biomed., Sp.A, yang memaparkan mengenai pengertian campak, penyebab, cara penularan, tanda dan gejala klinis, komplikasi yang dapat terjadi, serta langkah-langkah penanganan dan pencegahan penyakit campak pada anak. Materi ini memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya deteksi dini dalam upaya menurunkan risiko komplikasi dan angka kesakitan akibat campak.

Selanjutnya, dr. Ambar Rialita, Sp.DVE menyampaikan materi mengenai Aspek Dermatologi Campak, yang membahas karakteristik manifestasi kulit pada penderita campak, tahapan munculnya ruam, serta cara membedakan campak dengan penyakit lain yang memiliki gejala serupa. Materi ini memberikan wawasan tambahan kepada peserta mengenai pentingnya kemampuan identifikasi tanda klinis melalui pemeriksaan fisik, khususnya pada kulit.

Suasana kuliah umum berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta pada sesi diskusi dan tanya jawab, yang membahas berbagai kasus dan pengalaman klinis terkait campak pada anak. Keaktifan peserta menunjukkan tingginya minat mahasiswi kebidanan dalam memperdalam pengetahuan mengenai kesehatan anak dan penyakit infeksi yang masih menjadi perhatian di Indonesia.

Sebagai bentuk evaluasi pembelajaran, peserta mengikuti post-test setelah seluruh materi selesai disampaikan. Kegiatan kemudian ditutup secara resmi dan diakhiri dengan foto bersama antara narasumber, tim PKM Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak, dosen, serta seluruh peserta.

Melalui kegiatan kuliah umum ini, diharapkan mahasiswi kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak semakin memahami tanda-tanda klinis campak pada anak, mampu melakukan deteksi dini, memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat, serta mendukung upaya pencegahan dan penanganan campak secara optimal di berbagai layanan kesehatan. Kolaborasi antara institusi pendidikan kesehatan dan perguruan tinggi ini juga diharapkan dapat terus berlanjut dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Similar Posts